Catatan Perjalanan 1: Perjalanan dan Pengajaran


Perjalanan mengajarkan manusia akan banyak hal.  Sekaliber Imam Bukhari yang mahsyur hingga sekarang tidak akan pernah kita ingat namanya tanpa ia melakukan sebuah perjalanan panjang untuk menelusuri hadist-hadist yang ditinggalkan oleh manusia agung nan mulia, Muhammad SAW.

Perjalanan membawa manusia pada kedewasaan akan tempaan, ketegaran akan kerikil kehidupan, dan kepekaan terhadap masalah kemanusiaan. Ketika saya mengatakan kasihan pada seorang nenek pembawa gerobak sampah, namun saya tidak pernah melihatnya saat ia membawa gerobak sampah sendirian, maka kepekaan itu hanya sebatas sandiwara perkataan yang miskin makna dan tidak akan membawa saya pada sebuah kepedulian.

Dalam perjalanan selalu ada kesakitan. Inilah yang membuat seumur hidup saya akan selalu mengingat betapa hidup 6 hari di Jakarta itu begitu terasa menderita. Hampir separuh hari saya habiskan untuk perjalanan. Naik turun jembatan penyeberangan, jalan santai hingga setengah lari untuk mengejar Busway ibukota. Bukan untuk shopping dan sekedar travelling, namun untuk menjalankan satu tugas yang mulia (eaaa…-semoga Allah ridho terhadapnya). Ternyata membawa tas besar kesana kemari itu sungguh sebuah penderitaan yang tiada tara. Dengan badan saya yang tidak seberapa besar dan berotot, rasanya saya ingin meninggalkan tas besar itu di jalanan. Tapi, saya masih sadar bahwa saya masih mau tampak elegan meskipun berada dalam penderitaan berkepanjangan. Wkkkk… Lebih parah lagi, saya ingin menghentikan perjalanan yang belum berakhir itu dengan langsung balik ke Surabaya (sesi berikutnya, akan saya ceritakan betapa rumitnya kembali ke Surabaya).   “Aaarrghh, kaya gembel!!”

Kapok? Barangkali iya. Namun jujur saja saya ingin mengulanginya. Mengingatnya adalah menyenangkan, mengambil pelajaran darinya adalah sebuah keistimewaan. Tidak akan pernah kita begitu rindu rumah dan orang tua (terutama ibu) jika kita tidak dalam perjalanan. Tidak pula kita merindukan tempat peristirahatan kita yang sebenarnya jika kita tidak sedang dalam perjalanan. Di saat-saat seperti itulah saya juga begitu merindukan kasur di kostan sempit saya, menerawang panjang betapa saat itu akan sangat nyaman duduk-duduk dan membaca buku bacaan kesayangan. Ah, betapa dan betapa. Saya hanya bisa mengeluh saat itu bersama teman satu-satunya dari Surabaya (yang namanya tidak akan saya sebut).

Perjalanan itu…… Jujur saja, menyakitkan sekaligus menyenangkan.

Berikutnya, ketika saya melihat orang yang sedang membawa tas besar dan berjalan terhuyung-huyung di pingggiran jalan kota metropolitan, saat itu juga saya akan tersenyum mengingat pengalaman yang begitu berharganya. Ingin sekali sekedar menawarkan minum pada mereka ataupun sekedar meneriakkan kata, “SEMANGAAAATTTT!!”. Agaknya saya sudah sedikit tak waras. Berhati-hatilah..:)

Barangkali perjalanan bagi sebagian orang sebatas perjalanan saja, namun sebenarnya perjalanan itu memiliki arti yang begitu jauh dan dalam, yang barangkali memang tidak semua manusia mengalaminya dan merasakannya. Betapa banyak perjalanan yang hanya berisi hura-hura dan canda tawa, namun tak memberikan efek apa-apa padanya selain hanya euphoria semata?

Tidak semua perjalanan memberikan pelajaran bagi pelakunya, namun hampir semua pelajaran itu didapat melalui sebuah proses perjalanan. Dan, perjalanan itu bukan perjalanan yang sebentar.

Begitulah, perjalanan memberi pengajaran. Dan hanya sedikit yang akan memahaminya.

Keep travelling!🙂

Kalian penasaran dengan apa yang saya dapatkan saat itu? Berikut ini sedikit oleh-olehnya…

Jakarta, malam hari di atas jembatan penyeberangan Shelter Busway

Jakarta, malam hari di atas jembatan penyeberangan Shelter Busway

Jakarta, dalam kelelahan untuk menikmati pameran foto tentang buruh

Jakarta, dalam kelelahan untuk menikmati pameran foto tentang buruh

Jakarta, di salah satu Shelter yang saya lupa namanya, mas-mas sedang menunggu Busway cantik datang menjemputnyaJakarta, di salah satu Shelter yang saya lupa namanya, mas-mas sedang menunggu Busway cantik datang menjemputnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s