Titik Balik


Hidup manusia bagai skenario drama yang jika dibukukan tidak akan pernah ada habisnya. Dari satu persitiwa ke peristiwa lainnya terjadi begitu cepatnya, terjadi begitu mudahnya. Yang kaya jadi papa, yang cantik parasnya menjadi ia yang buruk rupa, yang buruk perangainya menjadi lembut dan mulia tutur katanya, yang pada awalnya menangis menjadi tertawa bahagia. Jalan cerita setiap manusia berbeda. Bahkan, saya dan yang membaca ini saja pasti memiliki jalan cerita yang sangat berbeda.

copied from other website

copied from other website


Keputusan itu saya ambil saat saya dihadapkan pada banyak masalah. Saya berpikir bahwa dengan melarikan diri, masalah itu akan selesai. Namun, ternyata sama sekali tidak. Masalah keluarga akhirnya membuat saya berpikir panjang, melakukan proses pencarian yang tak sebentar. Tentang arti hidup dan bagaimana seharusnya kehidupan keluarga berjalan. Saya memutuskan untuk tidak main-main dengan pacaran, main-main dengan perasaan orang, bahkan sekedar mengecewakan orang tua (terutama ibu). Saya memutuskan untuk mengubah jalur kehidupan saya. Dari yang awalnya mengarah ke utara, menjadi mengarah ke Barat. Keputusan inilah yang akhirnya menjadikan saya. Bukan putus pacar yang membuat saya mengubah hidup saya, namun masalah yang lain. Tepatnya masalah keluarga. Dan, inilah yang menjadi titik balik saya. Menjadi titik balik yang selamanya tidak akan pernah saya lupakan. Menjadi pelajaran paling berharga dalam kehidupan seorang yang sedang dalam proses pendewasaan.

Titik balik seseorang adalah sebuah misteri tersendiri. Manusia tidak akan pernah tahu kapan ia harus dan akan berubah. Titik balik itu bagi sebagian orang adalah kenangan pahit, kenangan yang barangkali seumur hidupnya tak kan terlupakan.

Titik balik itu bagai area persimpangan yang siap mengantarkan manusia menuju ke arah yang tak terprediksikan. Barangkali bagi sebagian orang di titik ini, ketika keputusan sudah ditetapkan, maka keputusan itu akan sangat merubah hidupnya. Berubah total. Itulah sebabnya, titik persimpangan ini seringkali membingungkan manusia. Karena ia menuntut manusia untuk memilih, akankah ia melanjutkan perjalanannya dengan mengambil salah satu arah simpang di hadapannya, ataukah ia akan berhenti, bahkan ia berbalik arah dari persimpangan yang ia hadapi.

Di titik inilah manusia berpikir tentang semuanya. Tentang hidupnya, tentang apa yang tengah ia hadapi, tentang siapa dia, tentang untuk apa hidupnya, dan lebih jauh tentang ia selanjutnya bagaimana menjalani hidupnya. Berbahagialah orang-orang yang selama hidupnya pernah mengalami masa ini, karena hanya orang pemikirlah yang mampu melihat apa yang ada dibalik setiap kejadian yang menimpanya. Masa sulit di titik ini yang akan mengubah manusia, menjadi manusia yang penuh pertimbangan, menjadi manusia yang berjalan dengan kedewasaan, bukan lagi berjalan dengan kekanak-kanakan. Apapun yang menjadi titik baliknya.

To see beyond and behind is really hard. Tak mudah melihat apa yang tak tampak, begitupun tak mudah tersenyum di tengah pahit yang dirasa. Berubah adalah keniscayaan, dan titik balik menjadi awal dari semua perubahan. Tak peduli apapun yang kalian rasakan saat ini, apa yang menimpa kalian saat ini, dan apa yang tengah kalian sesalkan hari ini, jadikan itu titik paling berharga dalam hidup kalian. Jadikan pelajaran, jadikan titik balik kalian untuk berubah menjadi insan yang lebih baik. Berhentilah melaknat Ia yang memberi kita kehidupan, berhentilah mengumpat pada kejadian yang menimpa! Saatnya dewasa, saatnya mengajarkan pelajaran pada yang lainnya.

Titik balik seseorang agar ia berubah itu berbeda-beda.
Ada yang karena putus cinta, lilitan ekonomi, keluarga, mimpi, kehilangan orang yg sangat berharga, dan lain-lainnya.
tapi satu yg pasti, ada satu masa di mana manusia akan merasakan betapa titik balik itu sangat berharga baginya..
saat ia berpikir bahwa ia harus berubah, dan itu bukanlah sesuatu yg mudah.

Inilah #‎titikbalik‬

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s