Negeri dan Swasta, Tidak Beda?


Pergantian musim hujan ke kemarau agaknya tidak lagi menjadi perbincangan tersendiri bagi kalangan pelajar, khususnya pelajar SMA yang akan menginjak ke perguruan tinggi. Hal ini wajar karena seluruh energi dan pikiran mereka terkuras untuk memikirkan urusan tes masuk perguruan tinggi masing-masing. Universitas Airlangga Surabaya yang selama ini menjadi icon perguruan tinggi negeri di Indonesia Timur sudah menetapkan sendiri mekanisme penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2012/2013, yaitu melalui jalur SNMPTN undangan (prestasi), jalur SNMPT tulis dan terakhir melalui jalur tes PMDK umum dengan biaya masuk yang cukup besar. 

Sebagaimana tutur salah satu orang tua calon mahasiswa baru, Indri (45) (12/06) mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unair jalur PMDK umum yang menyebutkan bahwa biaya yang relatif mahal bukanlah masalah sendiri bagi orang tua calon mahasiswa baru, setidaknya menunjukkan bahwa biaya kuliah sekarang mahal itu merupakan sebuah kewajaran. “Kalau jaman sekarang tidak masuk perguruan tinggi negeri itu susah. Karena pasti kalau di dunia kerja, lulusan mana juga ikut dipertimbangkan. Oleh sebab itu, saya mendukung dan akan mengupayakan anak saya untuk masuk PTN, meski itu dengan biaya yang relatif mahal sekalipun”.

Biaya penerimaan mahasiswa baru di Unair sendiri memang mengalami perubahan yang cukup drastis semenjak tahun 2009, tepatnya setelah ditetapkan Unair sebagai PT-BHMN (Perguruan Tinggi-Badan Hukum Milik Negara). Misalnya saja Fakultas Kesehatan Masyarakat untuk angkatan 2008/2009, biaya semester yang awalnya hanya sekitar Rp 700.0000 sejak status BHMN diberlakukan mulai tahun ajaran 2009/2010, biaya pendidikan per semester mengalami kenaikan menjadi Rp 1.250.000,-. Belum lagi uang sumbangan yang mengalami kenaikan hingga 150% . Hal ini tentu akan menjadi beban tersendiri bagi orang tua calon mahasiswa baru yang dalam kategori menengah ke bawah.

Dengan pemberlakukan biaya yang menjulang tinggi, perguruan tinggi negeri sekarang ini seakan-akan sudah menjelma menjadi perguruan tinggi swasta. Disadari maupun tidak, status BHMN bagi Unair telah menjadikan penampilan Unair yang notabene PT negeri tak ubahnya PT swasta. Dengan kondisi demikian, apakah mindset masyarakat mengenai PT negeri dan PT swasta juga akan berubah?

[Reportase MK]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s