From Memoirs of Hempher


“…when the unity of Muslims is broken and the common sympathy among them is impaired, their forces will be dissolved and thus we shall easily destroy them… We, the English people, have to make mischief and arouse schism in all our colonies in order that we may live in welfare and luxury.”

Pernyataan ini muncul dalam buku berjudul “Memoirs Of Mr. Hempher, The British Spy To The Middle East [1]”. Konon, buku tersebut merupakan document yang berisi tentang pengakuan seorang mata-mata ( yang bernama Hempher) ketika mencari dan menjadi bagian dari sekte Islam konservatif di Timur Tengah. Dalam buku tersebut, seorang Hempher juga mengaku mencoba melakukan infiltrasi ke dalam Ottoman Turki pada tahun 1700an. Wahabi menduga bahwa buku tersebut dimaksudkan untuk mendiskreditkan Muhammad Ibn abd al-wahhab, yaitu pendiri dari gerakan Wahhabi dan menyangkutpautkan buku tersebut sebagai salah satu bagian dari Protocols Of Elder Zion (Protokol Zion). Akan tetapi, terlepas dari benar dan salahnya, valid dan tidaknya buku tersebut, saya percaya akan satu hal : percobaan untuk memecah belah kaum muslimin akan tetap ada dan akan tetap berlanjut selama masih ada golongan kaum muslimin yang terus memegang teguh pada tali agamanya. Ketakutan orang-orang yang senantiasa membenci tegaknya sebuah institusi berfondasikan Islam tersebut tidak akan pernah mati. Orang-orang Eropa misalnya, mereka masih ingat benar bagaimana susahnya menumbangkan imperium Islam yang membentang dari Indonesia hingga Afrika. Selain itu, bisa dipastikan bahwa dendam kesumat atas kekalahan perang tempo dulu juga masih dirasakan. Pasca dikuasainya sebuah wilayah yang dianggap sebagai pusat peradaban Eropa, yaitu Konstantinopel pada pertengahan abad ke 14an, rasa malu mereka semakin menjadi-jadi. Kekalahan demi kekalahan masih dirasakan hingga saat ini. Sehingga sangat wajar jika mereka memiliki kekhawatiran yang begitu besar akan kemunculan kembali kekuatan yang dulu sudah susah payah dihancurleburkan pada tahun 1924 melalui tangan antek Inggris, Mustafa Kemal Attaturk (yang dilaknat Allah).
Musuh-musuh Islam tidak akan pernah berhenti menyerang umat Islam hingga satu persatu hukum-hukum Islam ditinggalkan oleh pemeluknya, hingga tak ada lagi keinginan pada umat Islam untuk menyatukan diri dalam satu imperium besar yang bernama Daulah Khilafah dalam rangka menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Berbagai serangan pemikiran maupun fisik pun terus-menerus dilancarkan untuk memperlemah kondisi kaum muslimin. Hasilnya, sangat nyata seperti yang terjadi saat ini. Berbagai kemaksiatan sangat mudah ditemukan, kebodohan makin meraja lela, kemiskinan angkanya tak terkira, ikatan sosial makin lemah, penguasa buta terhadap perannya, dan sederet kemunduran kaum muslimin yang tak bisa tersebutkan. Hal ini semakin diperkuat dengan pernyataan seorang Hempher dalam bukunya tersebut bahwa mereka (Inggris) akan merusak umat Islam dengan “alcohol and fornication”- alkoho dan perzinahan.

“when we reach this number we shall have brought all Muslims under our way” and Islam will be rendered “into a miserable state from which it will never recover again” (Hempher).

Bang!

A miserable state is clearly occurred! Lihatlah betapa menyedihkannya kondisi umat Islam saat ini! jika mata dan hatimu saat ini masih tertutup terhadap semuanya, maka satu pertanyaan yang patut saya ajukan adalah : di manakah selama ini kamu tinggal? Di tempat primitive kah sehingga kamu tidak tahu sama sekali dengan keterpurukan yang ada di sekitarmu?

John Perkins [2] dan Hempher sudah mencoba untuk membuka mata kita, sekali lagi menyadarkan bahwa kita, umat Islam saat ini memang tengah berada dalam hegemoni musuh-musuh Islam. Bukan saatnya untuk saling mencaci, saling dengki, bahkan bukan saatnya untuk tak peduli dan bertingkah seenak perutnya sendiri.

Let’s make the unity of Moslems under the Caliphate, to erase all kind of slivery and spread Islamic thought into all of people in this world in order to show and ensure that Islam isn’t precept of terrorism.


Surabaya, 25 September 2011

_________________
[1]http://en.wikipedia.org/wiki/Memoirs_Of_Mr._Hempher,_The_British_Spy_To_The_Middle_East.

[2] Penulis buku “Confession of Economic Hitman”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s