Bel Marduk dalam Tulisan Saya


Ajaran Bel Marduk [1]adalah ajaran paling nyeleneh sepanjang perkelanaan saya dalam dunia baca membaca. Ajaran yang diboomingkan oleh PenghianatYangTelahMusnah lalu diadopsi oleh Divan Semesta ini, menganggap bahwa “kamu boleh saja melampiaskan sesuatu dengan cara yang kamu anggap tak biasa atas apa yang terjadi pada kamu, atas perlakuan tak pantas orang lain terhadapmu dan semisalnya” (benar gak sih begini?? Entahlah! Tanya saja detailnya pada mereka kalau mau lebih jelas!). Saya dan seorang teman lebih menyukai untuk menyebut ajaran bel marduk ini sebagai suatu bentuk aksi anomalistik, aksi aneh atas apa yang terjadi entah pada kita atau pada sekitar kita. Dengan catatan masih dalam batasan yang dibolehkan syara’. Bagi beberapa orang mungkin terlihat begitu tidak penting, kurang kerjaan dsb. Namun, bagi mereka yang punya jiwa-jiwa mudah gila, akan sangat berbeda. Karena jika dibiarkan dipendam akan mengakibatkan kegilaan permanen akut plus kronis yang tak bisa diatasi. Dan ketahuilah, bahwa saya termasuk di dalamnya! Puaslah kalian mendengarnya!

Ok, saya akan sedikit ceritakan kemalangan yang saya alami minggu-minggu ini. Dalam perkuliahan yang saya jalani, saya wajib-kudu-harus- mengikuti apa yang dinamakan PKL (Praktek kerja Lapangan). Karena tempatnya di Probolinggo, otomatis saya beserta rekan PKL yang lain harus mencari tempat tinggal sementara. Lalu apa yang terjadi saudara-saudara? Forum PKL menentukan cewek cowok akan tinggal serumah dengan beberapa pertimbangan yang menurut saya memang masuk akal. Keberatanpun saya sampaikan, tentu dengan alasan tak syar’i jika mencampur laki-laki dan perempuan dalam satu rumah (bayangkan satu rumah ber-17 orang dan hanya ada satu kamar mandi. Keren, bukan?). Ketidakterimaan nampak pada beberapa anggota kelompok saya, berbisisk-bisik tak jelas tanpa mau mengutarakan bentuk ketidakterimaannya di mana di hadapan saya. Sialnya, tak satupun dalam forum itu mengiyakan argumen saya. (Saat itu juga saya tahu bahwa orang yang ada di depan saya-yang saya anggap akan membantu saya- ternyata lebih penakut dari pada saya!). Ok, terserah kalian saja. Jika tetap pada keputusan awal kalian, maka saya putuskan untuk cari tempat tinggal sendiri!

Akhirnya, saya berani melepas kepengecutan saya

Apa hubungannya dengan ajaran bel Marduk anomalistik? Tentu ada! namun dalam bentuk sebuah tanya [3] “Ajaran Bel Marduk yang seperti apa yang pantas saya lakukan??”

Memaki?

Mendiamkan? (Ah, ini bukan ajaran bel Marduk anomalistik namanya!)

Sok manis berjalan dari rumah ke rumah mencari tempat tinggal? [2]

Atau …. tak bisa lagi terpikirkan apa yang harus saya lakukan demi terwujudnya pemisahan tempat tinggal laki-laki dan perempuan..

Ya Allohh…ujian ini..pengen lari saja. Bisa gak ikut skripsi tanpa melalui PKL?

——————————————————————–

[1] Silakan lihat lebih lengkapnya di situs http://divansemesta.blogspot.com/2011/06/ajaran-bel-marduk.html. Ajaran ini sudah diproklamirkan sebagai ajaran yang tak akan diadopsi lagi oleh divan semesta sejak 30 Juni 2011 kemarin. Bagaimana dengan PYTM? saya tidak tahu! Karena ternyata eh ternyata, ajaran BEl marduk tidak seperti itu faktanya. Mereka hanya salah dalam penamaan tulisan.
Jadi, anggaplah ajaran ini sebatas ajaran aksi anomalistik! Dan jangan menyebutnya kembali sebagai ajaran Bel Marduk! Ok?

[2] sungguh, saya tidak pernah menginjakkan kaki saya ke Probolinggo. Bagaimana ini? doakan saya, wahai pembaca!

[3] Saya menyadari bahwa kegilaan saya ternyata masih belum seberapa. Kalau saja saya benar-benar termasuk tipe orang yang mudah gila atas kemalangan yang terjadi pada saya, maka saya tidak akan pernah bertanya atas aksi apa yang harus saya lakukan. Nangis aja sepuasnya! Gampang!

Saya sendiri bingung dengan tulisan ini, saya harap tidak usah dupertanyakan lagi..Dadaghhhh…
Sampai Jumpa di sesi berikutnya..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s