Gila menuju Dewasa


Hari yang membuat saya hampir gila adalah hari ini. Di tengah saya usil menulis ini pun, saya dalam keadaan kacau dengan tugas dan di depan editan skenario (konyol) plus rekaman radio yang akan dikumpulkan besok, tepat ketika laporan Pemasaran Sosial juga harus diselesaikan. Hah, kalau ada gila sedunia, yang paling tepat saya rasa adalah hari ini. (Jangan sampai ada hari gila sedunia. Mau jadi apa saya yang sudah terlalu lama gila dalam sistem menyesakkan seperti ini?)

Karena capek yang teramat parah setelah bergulat sama anak-anak di Posyandu (tidak sepenuhnya bergulat, namun hanya menghajar mereka. hehe..), akhirnya pada saat jam kuliah pun saya tidak fokus. Menulispun jadinya sangat berantakan. Nah, sebagai bentuk pengingat saya yang lagi gila karena pikiran bercabang ke mana-mana, ini ada sedikit dokumentasi hasil tulisan indah saya.

Tulisan hasil antara tuntutan dan kelelahan

Lihatlah senyum tak berdosanya! Bagaimana saya bisa membiarkannya senyam-senyum seenaknya tanpa menjarah pipinya?-Sayang, bukan?


Nih anak memusingkan. Ekspresinya?
Saya hampir gila dan hampir bad mood dengan beberapa hal yang hari ini sangat tidak menyenangkan, tapi biarlah..Bukankah ritme kehidupan memang seharusnya berjalan dengan penuh tantangan yang demikian? Tugas, amanah, tanggung jawab, peran dll semuanya hanya rangkaian hal yang akan membawa manusia pada kedewasaannya. Karena itulah warna hidup yang sesungguhnya..Dan inilah yang saya sebut sebagai “gila menuju dewasa”^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s