Cowok Serius


Satu lagi pelajaran berharga yang saya dapatkan hari ini. Seorang kawan menghambur, mengharu biru menitikkan air mata karena satu hal yang berada di luar perkiraannya.

“Dia tidak hanya mendekatiku, Mey. Kamu benar! Alloh kali ini benar-benar mau memberiku pelajaran.”

Saya membiarkannya berbicara, meluapkan apa yang ada dalam kepalanya. Saya bisa menangkap duduk permasalahan teman saya ini apa. hanya satu : masalah dengan seseorang yang dalam pandangan saya sudah menjurus pada arah “pacaran”. Lalu dia melanjutkan ceritanya kembali..

“Saat ini aku benar-benar harus ditampar. Tidak akan mempan kalau hanya membaca buku. Mey, aku bodoh banget ya…??” Kali ini saya benar-benar tidak tega untuk tidak mengatakan sesuatu.

“Ini pelajaran bagimu, Kawan. Jangan terlalu dipikirkan. Simpan air mata kamu untuk sesuatu yang lebih berarti. Ini tandanya Allah benar-benar menyayangimu dan mau memberikan yang terbaik buat kamu.”
Dia nampak sedikit tenang dan mengumpulkan tenaganya kembali setelah sebelumnya dikuras untuk kesedihannya.

Yah, saya sudah tidak kaget dengan hal seperti itu. Setidaknya, masa lalu pernah memberi saya banyak pelajaran berarti yang hingga sekarang bisa membuat saya lebih matang ketika menghadapi tipe manusia berkepala setan –sebutlah selanjutnya laki-laki hidung belang – yang tampil sok alim dan sok manis. Eneg dengan bualan-bualannya! Mereka yang kerjaannya hanya cari perhatian, mengirim SMS-SMS tausiyah yang membius tiap datang tengah malam dan di penghujung siang. Lalu ketika Si akhwat memberikan respon yang diinginkan, maka SMS tausiyah pun berganti pada SMS berbau sanjungan dan perhatian. Kalian tahu apa komentar saya pada orang seperti ini?? “Balik ngaji iqro sana dech, Mas! Malu-maluin! Bukan bikin semangat dakwah, tapi justru menghambat akselerasi dakwah!”

Sungguh, cowok yang serius adalah cowok yang ketika mencinta manusia lantas menyalurkan dengan jalan yang disyariatkanNya. Jika cinta, beranikan diri berproses dengannya. Segera genapkan separuh agama dengan jalan yang sudah di ajarkan Rasulullah, manusia paling mulia. Dan bagi kamu wahai wanita, jangan terlalu tertipu dengan cowok-cowok yang mendekatimu bukan dalam rangka mengajakmu untuk menggenapkan separuh agama. Sudah cukup banyak pelajaran berharga dari saudara-saudara kita, sudah cukup syariat yang diberikan Alloh pada kita untuk melindungi diri kita dari api nerakaNya. Sudah cukup saya rasa.. Karena perkara jodoh sudah ada yang mengaturnya, perkara yang sudah pasti akan terjadi suatu saat nanti tanpa kita membuka jalan “berpacaran”. Dan pasti seseorang akan mendapatkan yang sesuai dengan dirinya, sebagaimana yang Alloh firmankan :

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (An-Nur 26)

Jika kamu amat menyukainya, mengaguminya, bahkan mencintainya, namun kamu belum siap untuk menjalankan sunnah dengan menikahinya, maka cukuplah berlindung pada Allah dan memohon kebaikan dari sisiNya untuk masa depan kita. Selanjutnya, jalankan amalan-amalan yang bisa memalingkan kita dari perhatian yang selalu tertuju padanya.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(TQS. Al- Israa’ [17]: 32)

“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya” (HR. Bukhori-Muslim)

Wallahu alam bi ash shawab..semoga dari sini semakin banyak yang tersadarkan..
NB: cowok serius mah kalau SMS atau telepon nanyanya seperti ini, “Ukhti, mau gak jadi calon belahan jiwa saya, calon ibu bagi anak-anak saya dan meniti jalan untuk meraih surgaNya bersama saya?”

Haha..itu hanya contoh. Pasti ada yang jauh lebih romantislah🙂 (buat teman saya, thanks berat atas kisah inspiratifnya. Semoga Alloh senantiasa memberikan jalan dan petunjukNya untuk kita semua)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s