Kehilangan dan Kegirangan


Menghilang, dihilangkan, kehilangan dan menghilangkan adalah suatu hal yang wajar dalam kehidupan. Saya sangat memaklumi hal ini. Baru saja saya menuliskan dalam salah satu situs jejaring social yang isinya kurang lebih hampir sama dengan statemen pertama saya, eh tiba2 saya mengalaminya. Eits,,, yang mana dulu? Menghilang, dihilangkan atau menghilangkan?? Nanti ambil saja kesimpulannya sendiri. Yang pasti, saya sudah mencoba untuk mengikhlaskan apa yang baru saja hilang dari dekapan saya.


“Helmku hilaaaaaaaaaaaang….!!!!” Tiba-tiba saya merengek di hadapan adek kost saya yang waktu itu tengah bersantai-ria di kamarnya. Tapi jangan membayangkan yang aneh sampai saya gelundungan (apa ya bahasa indonesianya?) di depan mereka. “Lho kok bisa?? Helm yg kemarin ku pinjam?? Loooh, terus aku penjam helm siapa donk?!!, dia jutru menggoda saya. Ingin sekali saya menjitak kepalanya.

Akhirnya saya me-sms mbak Re*** (saya belum minta ijin sama orangnya)yang waktu itu kemungkinan besar tahu keberadaan helm pink kesayangan saya. “aslm.Mbak, tadi pas di masjid Nuza(Nuruzzaman) liat helm pink g?” sent! Dan harap2 cemas menunggu jawaban menggembirakan dari mbak tadi, “wlkmslm. G tuh mey.ciri2nya gmn she? Bsk ku tnyain tmn2..” Deg! Akhirnya ekspresi saya berubah. Lunglai bagai orang tidak makan 3 hari. “helmku ilaa….ng. hiks3!”

Keesokan mbak yang baik hati mengirim sms pada saya, “Mey, tadi udah ku tanyain sma tmen2 yg lain, tapi katanya mereka jg g tau. Sabar ya..pasti ada pengganti yg lebih baik”.

Saya langsung menjawab sms nya, ”iya mbak.udah ku ikhlasin..ya sudah, mngkin rezkiku utk memiliknya Cuma smpe dsini. Ntar ada pnggantinya kl udh beli lg. soalnya dah pasti g bkl ad yg mau ngsh helm Cuma2. Haha..jzk ya..”.

Upaya terakhir yang bisa saya lakukan adalah, pasang pengumuman!! Saya langsung sms dek ria, “Dek, helmku jadi ilang..tlng psngin pngmuman di masjid ya.aku g ad kndaraan ksna.jzk..”

Hari itu membuat saya sedikit frustasi (lebay banget.!). tapi saya berusaha untuk tidak memikirkannya lagi setelah saya tahu tak ada lagi harapan yang berarti. Akhirnya, saya putuskan untuk melupakannya. Yang hilang biarlah menghilang, meski sedikit menyakitkan.

*************

Pagi-pagi buta tiba-tiba banyak sms dari sahabat2 saya. Entah ada angin apa, tiba2 mereka menjelma jadi orang super melankolis. Bait kata puitis nan romantis membuat pagi saya terasa indah. Salah satu isi balasan sms saya ke sahabat saya lagi2 sedikit merengek (pamer kalao saya kehilangan helm),”Vi, helmku jadi ilang!!”

Kemudian sms masuk, dari Vivi..”loh, g dikasih tahu mbak ifa ta mey?? Helm ant ad dtmpatku. Kmrn pas pagi2 hlqah, tb2 ad pak takmir ngsh helm ant.” Saking senengnya , saya cepet2 bales sms nya..”iya tah?? Huraaayyyy!! Helmku g jadi ilang. Thnks teman..”

Huhuhu…..sungguh terharu………..di tengah kehidupan yg serba susah ini ternyata masih banyak orang yg buaek banget. Padahal sebelumnya saya sudah menyumpah-serapahi system capitalism ini yg udah membuat banyak orang menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan, termasuk mencuri helm kesayangan..tapi, saya berubah pikiran. Selalu ada hikmah di setiap kejadian yang dialami manusia.

Dan secercah harapan masih ada untuk kehidupan yang lebih menjanjikan..——–g nyambung, tapi saya pengen menuliskan kata-kata ini. Haha, maklumlah saya lagi kegirangan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s