Puisi Kebahagiaan


Bahagia,
aku bertanya tentangnya
adakah kedatangannya menunggu manusia bergelimang harta?
Di manakah dia ketika banyak kepala merasakan kepenatan?
Oh, bahagia…
Siapakah dirimu sebenarnya?
Tunjukkan wajahmu sekarang juga…oh bahagia

senyum

Ah, nyerah dech bikin puisi. Sangat tidak gampang ketika seseorang yang pada dasarnya tidak terbiasa membuat puisi, kemudian secara tiba-tiba berhasil merangkai kata-kata mirip sebuah puisi. Hey hey hey, aku bisa!! Inilah yang namanya gratifikasi!! Yeah, meski secara sastra rangkaian kata-kata yang kubuat tidak begitu mengandung nilai-nilai sastra yang tinggi..tapi bagi seorang “gua”, ini sungguh fantastis!! Wkwkkk…(baru gitu aja udah bangga!)

Hehe, di sini aku g napsu buat ngomongin lebih jauh masalah sastra dan derivatnya. Cukup orang yang berjiwa sastra tinggi aja dah yang bakal bahas ini lebih jauh dan lebih dalem, because what…I’m not capable in that case. Kita ngemeng (ngomong dalam bahasa gaul versi meyra) masalah yang lain aja, contohnya seperti dalam puisi amatiran karya meyra. Waha..(miris juga sebenernya kalau baca ulang puisi di atas. Sama sekali tidak berkelas!! Biarkan saja saat ini narsis agak mendominasi diri, yang penting bisa lanjut pada poin berikutnya). It’s all about happiness, Bro!!

Lucu juga membaca buku-buku psikologi(sebenarnya yang dibaca baru 1 buku aja, dan itupun juga belum sampai selesai. Hehe ), banyak yang kemudian mencari hakikat dari kebahagiaan manusia. Dari salah satu buku karangan Martin E.P. Seligman berjudul Authentic Happiness, di dalamnya terdapat sedikit penjelasan tentang rumus kebahagiaan. Rumusnya adalah K= R + L + P, di mana K adalah level kebahagiaan, R adalah rentang kebahagiaan, L adalah lingkungan, dan P adalah faktor-faktor yang berada di bawah kesadaran kita. Wih wih, geleng-geleng sendiri dech baca penjelasannya. Sangat memusingkan. Dari pada semuanya ikut goyang kepala karena saya tulis penjelasan dari Seligman, mending g usah dech..saya kan masih peduli sama yang baca ini. =)

Bagiku, bahagia adalah ketika kita sedang haus lalu tiba-tiba ada yang menawari kita es teh. Gratis lagi!!
Bahagia adalah ketika kita sedang merasakan cuaca yang sangat panas lalu tiba-tiba ada hembusan angin yang menerpa wajah kita.
Bahagia adalah ketika sudah sejam menunggu angkot, lalu tiba-tiba doi nongol dengan wajah tanpa dosa memasrahkan diri untuk dinaiki.
Bahagia adalah ketika kita sedang jatuh cinta dan tiba-tiba secara tidak sengaja kita tahu bahwa cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan.

Haha…bahagia menurutku adalah ketika kita mendapatkan apa yang kita butuhkan. Persetan dengan rumus kebahagiaan yang disodorkan oleh Seligman (sorry pak, bukan berarti ini tidak menghargai karya Anda), karena secara sederhana itulah sebenarnya arti dari kebahagiaan. Jadi di mana kita bisa menemukan kegahagiaan?? Dengan wajah tanpa dosa pula kujawab, di mana-mana! Ya di toilet, di tempat makan, di bangku perkuliahan,de el el., bahkan di saat-saat kita bokek sekalipun sebenarnya kita juga masih bisa merasakan kebahagiaan. Terlebih jika ada yang mau menraktir kita makan!!

Kebahagiaan merupakan suatu hal yang abstrak dan relative. Keabstrakannya yang membuat manusia sering tak menyadarinya, tak dapat memahaminya, pun sulit mengartikannya. Oleh karena itu, tak heran jika sangat sedikit orang yang mampu merasakannya.

Kebijaksanaan terbesar dalam hidup adalah ketika kita bisa memaknai setiap apa yang terjadi pada diri kita sebagai anugerah dari Sang Pemilik Kehidupan, mensyukuri setiap detik kehidupan yang kita rasakan…

“…Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (TQS. Luqman [31]: 12).

Di tulis dalam keadaan bahagia setengah menderita, tapi tetap senyum karenanya..Hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s