Berawal dari Balas Dendam


Kemarin tubuh saya serasa tak kuat berdiri. Puasa yang cukup menguras tenaga. Padahal jam masih menunjukkan pukul 08.30 pagi. Allahuakbar, masih sangat lama! Ditambah lagi cuaca Surabaya yang sangat panas. Wih, serasa gila.
tidur

Kelar beracara di masjid agung Al-Akbar dari sore sampai pagi, tak peduli meski badan dalam keadaan yang sungguh menjijikkan karena bau badan, langsung merebahkan diri di atas lantai, mengambil guling kesayangan , kemudian menyetel tombol kipas angin no 1. Wush wush…segar rasanya(segar versi saya tentunya). “Saatnya balas dendam”, pikir saya licik. Tak ada lagi yang ada dalam pikiran saya kecuali hanya satu, yaitu TIDUR!! “Let’s do it.” Dan dalam hitungan detik, kesadaran saya sudah menghilang. Sepertinya manusia itu kalau sudah bermasalah dengan kebutuhan jasmaninya rasa-rasanya otak tak lagi mampu bekerja dengan bijaksana, “pokoknya harus tidur”. (mohon untuk tidak meniru adegan ini. Sangat berbahaya untuk 17 ke atas!!).

Akhirnya, saya sukses membuat tubuh saya sendiri terasa pegal akibat tidur hampir seharian. Kapok dah,…pelajaran yang bisa saya ambil dari pengalaman kemarin adalah: jangan suka balas dendam, karena hanya akan berujung pada ketidaknyamanan! Hehe,,sebenarnya bukan itu maksudnya. tapi begini lebih tepatnya, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam segala sesuatu🙂

“Janganlah kamu berlebih-lebihan”…sebagaimana pesan Allah pada hambaNya. Ternyata memang tidak bisa dibuat mainan. Berlebihan dalam membenci, mencintai, bahkan Allah pun tidak menyukai orang yang berlebihan beribadah tapi melalaikan kehidupan lainnya.
Dari Abi Tsa’labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir radhiallahuanhu, dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam dia berkata : Sesungguhnya Allah ta’ala telah menetapkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian mengabaikannya, dan telah menetapkan batasan-batasannya janganlah kalian melampauinya, Dia telah mengharamkan segala sesuatu, maka janganlah kalian melanggarnya, Dia mendiamkan sesuatu sebagai kasih sayang buat kalian dan bukan karena lupa jangan kalian mencari-cari tentangnya .
(Hadits hasan riwayat Daruquthni dan lainnya).

Sesuatu yang melebihi porsi itu akan merubah harmonisasi.

Itu pasti!! Tidak pada tataran individu, maupun tataran alam sekalipun. Hujan yang berlebihan bisa menyebabkan banjir,panas yang berlebihan membuat saya balas dendam(hehe), minum yang berlebihan bisa berujung pada kematian, dan mencintai yang berlebihan pun bisa juga berujung pada kematian (ini kalau tiba-tiba dikecewakan dan tidak terima, lalu bunuh diri :p) dan segudang contoh lainnya. Allah sungguh maha mengerti tentang ciptaanNya. Memahami bahwa sifat manusia itu tidak pernah puas terhadap segala sesuatu, maka Allah memberikan pesan tersebut pada hambaNya. Pesan untuk kebaikan, keharmonisasian kehidupan, dan lebih jauh agar manusia terselamatkan. Dan tidak berlebihan jika kemudian Allah juga menyebut hambaNya yang tidak menuruti apa “yang menjadi pesanNya” dengan sesuatu yang lebih buruk dari pada hewan ternak.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (Al-A’raf [7] : 179).

(ang ing eng, apakah bisa diartikan tidur saya kemarin termasuk dalam kategori melalaikan pesanNya?? Saya berharap Allah pun tak berlebihan menilainya. Hehe.. Astghfirullah, …ampuni diri ini ya Rabb..mata sudah tak bisa diajak kompromi lagi). Wallahu alam bi ash shawab…semoga bisa diambil sebagai pelajaran..

Sby, 3 September 2010
NB: saya sedang mencari dalil tentang tidak bolehnya berlebih-lebihan dalam segala sesuatu, bagi yang sudah menemukan, silakan berpartisipasi untuk menambahkannya. Jazakumullah bil jannah..^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s