The Unforgetable; Memori 4 sekawan


Lupa sama teman-teman yang dulu pernah mengisi memori otak saya?? Owh, sama sekali tidak. Saya masih ingat benar bagaimana karakter-karakter mereka. Ya, mungkin g semuanya dan secara detail, tapi yang pasti saya masih ingat. Haha, dasar Phiud!! Awas saja kalau sampai kita ketemu. Ingin sekali saya memukul kepalamu dengan buku tebal, atau memaki-maki karena ketololanmu. (tebak aja ini teman kita yang mana ^_^). Gara-gara dia, saya jadi pengen nulis. But, thanks, Bro!! meski kamu sangat menjengkelkan, tapi mungkin terkadang apa yang kamu katakan ada yang benar(jangan Ge-Er dulu, yang benar mungkin hanya beberapa. Tapi kamu masih kalah argument dengan temanmu yang satu ini. Haha ..damai2!!!)

Let’s check it out!!
Pertama, akan saya mulai dari teman SMA (sebenarnya sudah kenal sejak dari SD. Tapi dekatnya ya bru-baru saja pas udah di SMA) yang kebetulan berasal dari satu kampung. Tinggal kurang lebih selama 3 tahun bersama mereka membuat saya cukup banyak mengenalnya. Haha..bukan saya babu mereka, tapi lebih tepatnya pengasuh mereka(soalnya secara umur, saya yang paling tua. Hihihi..buka kartu. Tapi selain itu memang saya lah yang paling dewasa. Wkwkwk..-narsis MODE : ON). Kelompok saya sudah cukup terkenal di seantero SMANESA dengan sebutan anak “Punk” dan 4 sekawan. Bagi yang g kenal, mungkin dulu SMA nya kurang gaul. Waha..(just kidding). Siapa mereka…

1. Dwi.

Dari namanya saja sudah bisa diketahui kalau dia anak kedua. Lebih tepatnya anak kedua dari 3 bersaudara(sepertinya sih gitu. Soalnya g pernah denger ortunya punya rencana untuk nambah lagi. Haha..). Dari posisinya sebagai anak kedua dia sangat potensial sebagai orang yang kekanak-kanakan dan juga sebagai orang dengan pembawaan karakter dewasa. Tapi kalau menurut saya, dia lebih cenderung pada jiwa kekanak-kanakkannya. Karena inilah mungkin yang bisa membuat dia sangat pandai mencairkan suasana, jarang terbawa mood buruknya. Cuma, dia terkadang tidak bisa mengontrol perkataannya kalau melihat sesuatu yang menurutnya g sesuai sama pikirannya.
Cerdas, pasti!! Kalau masalah Fisika dia jagonya. Dia selalu menjadi tutor kalau saya dan kawan-kawan sekostan dalam kondisi ndal-ndul (alias loading lama). So sweet dah…
Hal yang paling tidak bisa saya tolerir adalah kalau dia sudah meminta sesuatu (entah itu saya disuruh cerita atau apa), saya selalu gagal menolaknya. Dan satu lagi, dia sangat rentan terhadap virus, baik itu virus sebenarnya atau virus tak nyata yang berupa cinta. Hahaha…sungguh, bukan maksud, Wi. Tapi overall, I like you, although some people don’t either. Omong-omong, kapan kamu maen ke rumahku lagi??

2. Antiq.

Sesuai namanya, dia memang sangat antik. Aduh, kalau disuruh cerita tentang dia..rasa-rasanya bisa sampai beberapa lembar. Dengan karakter yang hampir 100% menyerupai anak-anak ini dia sangat menyenangkan. Hampir setiap orang bisa dekat dengan dia. Diam-diam, ni anak fansnya lumayan banyak. Dari yang kakak kelas, teman sekelas, tetangga kelas, sampai adek kelas. Haha..hebat kan?? Mmm…terkadang sikapnya sangat susah untuk ditebak. Terkadang dia bisa menjadi orang yang sangat rame, tapi bisa-bisa dalam waktu sekejap berubah 180 derajat. Diem, banyak menyendiri, dan sangat menakutkan. Kalau sudah seperti ini, sikap saya yang paling aman dan paling tepat adalah mendiamkannya. Setelah sudah capek dan geregetan, baru saya tanya, “Ono opo dirimu?”.
Terkadang Antiq bisa bersikap seperti orang dewasa. Hehe, tapi jarang. Sok kuat kalau ada masalah, terlebih kalau udah sakit. Ditanya sakit apa, mbuletnya g ketulungan. Siapa yang bingung?? Semuanya!! Yang paling lucu, dia sangat penakut. Hihihi…. Terlebih kalau mau ke kamar mandi di atas jam 10 malam. Sekarang udah berubah belum ya?? Masa udah 2 tahun kuliah belum juga berubah?? Kalau sudah ditakut-takuti, teriakannya subhanallah…saya cuma bisa ngelus dada. (ni anak makanannya apa ya, teriaknya kenceng bener!! Huehehe..)

3. Trina

Hmm…orang paling melankolis yang pernah saya kenal. Mengenalnya sejak kelas 1 SMP (jadi satu geng juga. Haha…ceritanya dulu pas cari kost kita emang punya rencana jadi satu. Soulmate forever gitu dah..) membuat saya cukup gampang menghadapinya. Ni anak amat sangat sensitive. Suka terbawa persepsinya sendiri, sampai kadang-kadang butuh energy ekstra untuk menyuruhnya berpositif thinking. Saking melonya, dia hampir g pernah absen dari kata menangis. Hehe…karena satu kamar, jadi sangat tahu. Kalau sudah ada masalah, biasanya dia kabur ke depan(jadi cerintanya gini. Di lantai 2 kost saya ada bagian depan yang cukup menyenangkan untuk bermain. Kalau pagi, kan sepi..nah, biasanya di situlah tempat kami merenungi nasib kami. Haha..pasti susah bayanginnya tempatnya kaya apa ya..) , menyendiri dan meratapi persepsinya sendiri. Yang paling saya ingat dari dia adalah, kebiasaan makannya yang sangat lama. Semuanya sudah kabur sampai ke Amerika, dia baru sampai terminal Trenggalek. Haha..becanda!! Pink selalu identik dengan dia. Dan ini menjadi sangat bertolak belakang dengan Dwi yang lebih suka warna biru, alergi dengan warna Pink.
Menjadi sahabat yang sering kluntrang-kluntrung bersama dia ada susahnya juga. Susahnya apa??/ selalu saja cowok tanya-tanya dan cari info dari saya. Sok baik, tapi sebenarnya ada maunya. Huhft,, enak saja..menjengkelkan!

G bisa semua karakternya saya sebutkan…mereka terlalu indah untuk dilupakan. Tertawa bersama, menangis bersama… bertengkar, baikan lagi-bertengkar lagi. Hehehe…sangat berwarna. Nguras kolam ikan ibu kost bareng-bareng, cari makan bareng, belanja bareng. Masak bareng!! Jadi ingat, dulu kita pernah bereksperimen bikin sayur jamur (bener g sieh??). apa yang terjadi?? Ledakan tertawa memenuhi kontrakan lama. Rasanya uaneh…terus nasibnya berujung di tempat sampah. Kasian sekali…Pernah juga parno (paranoid) sama hantu di kontrakan yang lama, terlilit masalah sama polisi setempat gara-gara ada yang nyuri di kontrakan kita.

Teman, dengan kesibukanku saat ini, tak berarti ku lupa dengan semua yang pernah kita jalani. Mungkin selamanya tak akan pernah ku menemukan keceriaan dan kehangatan persaudaraan seperti yang pernah kita alami selama hidup bersama. Melupakan kalian merupakan sebuah kesulitan, sangat sulit. Kalaupun sekarang ada teman baru, tapi tak ada yang bisa menyamai kalian. Love u all so much..

From your friend, Mey2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s