dari Angkot sampai Al-Fatih


Bismillahirrahmanirrahiim…

Tulisan singkat ini semoga bisa dijadikan pembelajaran bagi setiap orang, khususnya para calon bapak dan ibu yang suatu saat nanti bakal kebagian jatah mengurus rumah tangga dan anak-anaknya(insyaAllah..)
Lagi-lagi ini cerita sedikit tentang pengalaman saya. Sedikit buat ngantuk pada awalnya, tapi insayaAllah buat mikir pada akhirnya. Hehe…slowly but surely, it will make you think deeply…=)

Hari Rabu kemarin, saya berencana ikut kajian rutin 2mingguan di FK Kampus A. Karena kondisi saya yang tidak punya kendaraan pribadi(yang punya hanya rahasia pribadi.hehe..) dan saat itu tidak ada teman yang bisa ditumpangi, maka saya memutuskan untuk naik mobil mewah yang sering lewat di depan kos saya. Yah, sebut saja lah angkot/bemo/mikrolet atau lyn. Pada saat saya masuk angkot, masih kosong! Kebetulan saya termasuk penumpang pertama. Nah, jarak beberapa ratus meter, ada penumpang lagi yang masuk. Seorang ibu dan anaknya yang masih pakai seragam SD (anaknya cowok, masih imutlah). Yah, dasar saya saat itu kurang kerjaan, saya amati anak kecil itu. Mata saya langsung terbelalak,antara menahan tawa dan entah perasaan apa, dalam hati hanya bisa beristghfar ria. Di tas anak kecil itu kurang lebih ada 8buah pin berukuran sedang. Pinnya tidak jadi masalah buat saya, tapi gambarnya yang jadi masalah. Kira-kira ada empat pin gambarnya pemeran utama di BBF(Boys Before Flower), yang satu gambarnya vokalis ST12( Si Charlie Angel:D), satunya gambar personel The Virgin, dan yang lainnya saya lupa, tidak seberapa terekam jelas dalam CPU otak saya. Subhanallah, Allahu akbar..sungguh terlalu!

Saat itu saya berpikir, entah kenapa dalam otak saya sepertinya muncul sejuta pertanyaan(sebenarnya g sampai sejuta sih, mungkin cuma 3 atau 4 aja). “Kenapa nih anak pakai begituan ya?? Dia emang tahu semua orang yang ada di gambar itu siapa? Apa dia ngefans berat sama mereka?? Atau jangan-jangan….emang pas dia niat beli pin nemunya Cuma gambar mereka hingga tak ada rotan akarpun jadi, g ada Chritiano Ronaldo, Charlie sama Mita pun jadi?”

Satu keunikan yang ada di masyarakat kita saat ini contohnya tidak jauh beda dengan fakta yang baru saja saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Gak Jelas(Geje) syndrome! Saya menyebutnya saperti itu. Mmm…mungkin kalau dalam kamus kecil saya fenomena macam itu termasuk sindrom GeJe no.7.
Sungguh miris melihat kejadian seperti itu. Bagaimana kalau hampir semua generasi Islam seperti itu?? Apa sudah tidak ada lagi sosok yang bisa dibanggakan sehingga anak-anak menjadikan penyanyi dan pemain film macam mereka menjadi tokoh idola??lalu apa yang ada dalam pikiran mereka tiap harinya?? Astaghfirullah,,tidak seharusnya anak-anak sesusia SD yang otaknya lagi seneng-senengnya berkembang dijejali dengan info-info tidak penting tentang mereka. Pantas saja, anak TK ada yang sudah hafal lagu “Tak Gendong”nya mbah Surip, bisa menceritakan secara rinci sinetron-sinetron ABG yang tiap hari tayang di stasiun TV swasta, bahkan ada yang tidak hafal pelajaran perkalian sama sekali. Sungguh ter-la-lu!!

What’s wrong with them??

Ternyata cengkeraman media terhadap anak-anak cukup besar pengaruhnya, baik dari pemikiran sampai gaya hidunya. Lagi-lagi ulah begundal kapitalis. Para penganut ideology Kapitalisme sangat gencar menggarap media mereka sedemikian rupa sehingga ” bukan sulap bukan sihir” jadilah remaja dan anak-anak tergila-gila dengan icon iklan mereka. Begitulah para Kapitalis menjajah generasi kita dengan” 4F”nya (food, fashion, film) secara lembut (smoothly way). Sekarang mereka sudah bisa dipastikan tertawa dengan hebatnya setelah tahu bahwa generasi Muslim sudah lengah baik secara pemikiran. Imbasnya tingkah laku generasi Islam tidak jauh beda dengan non-Islam. Di tambah lagi control orang tua yang kurang, pendidikan yang ala kadarnya dan lingkungan yang kejelasannya penuh tanda tanya (g heran. Orang ideology negara kita aja udah tanda anya). Maka tidak mengherankan kalau remaja dan orang tua jaman sekarang punya mental teri (mungkin termasuk saya sendiri. Hihihi…). Naudubillahimindzalik…

What the next steps??

Satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk membenahi pemikiran yang seperti itu adalah dengan mengembalikannya pada Islam, merubah mindset mereka dengan Islam. Apa yang patut kita banggakan dari orang-orang yang sering tongkrongan(tampil-red)di infotainment macam mereka?? Kita punya banyak cerita dan dongeng sejarah masa lalu yang sangat hebat untuk diberikan pada anak-anak kita (calon anak lah minimal). Kita punya banyak media yang masih bisa digunakan untuk mendidik para generasi kita supaya tidak terjerat dengan pemikiran dan gaya hidup yang cenderung konsumtif. Coba kita lihat sejarah ketangguhan umat Islam pada ratusan tahun silam.
Adalah Muhammad Al-Fatih,tokoh fenomenal sepanjang sejarah penaklukan Konstatinopel .Ketika berumur 23 tahun, al-Fatih telah menguasai 7 bahasa dan dia telah memimpin ibukota Khilafah Islam di Adrianopel (Edirne) sejak berumur 21 tahun (ada yang memberikan keterangan dia telah matang dalam politik sejak 12 tahun). Sebagian besar hidup al-Fatih berada diatas kuda, dan beliau tidak pernah meninggalkan shalat rawatib dan tahajjudnya untuk menjaga kedekatannya dengan Allah dan memohon pertolongan dan idzinnya atas keinginannya yang telah terpancang kuat dari awal: Menaklukan Konstantinopel.
Apa yang dilakukan beliau untuk menaklukkan Konstantinopel??
Salah satu bisyarah yang dapat menginspirasi al-Fatih waktu itu adalah bisyarah rasulullah yang disampaikan oleh Abdullah bin Amru pada shahabat:
Abdullah bin Amru bin Al-Ash berkata, “bahwa ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah SAW untuk menulis, tiba-tiba beliau SAW ditanya tentang kota manakah yang akan futuh terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma. Rasulullah SAW menjawab, “Kota Heraklius terlebih dahulu (maksudnya Konstantinopel) (HR Ahmad)

Selain memegang teguh janji Allah yang dikeluarkan melalui lisan Rasulullah, beliau menyusun rencana penaklukkan dengan mengerahkan dan mengumpulkan pasukan elit yang bernama Janissares, yang dilatih dengan ilmu agama, fisik, taktik dan segala yang dibutuhkan oleh tentara, dan pendidikan ini dilaksanakan sejak dini, dan khusus dipersiapkan untuk penaklukan konstantinopel. 40.00 orang yang loyal kepada Allah dan rasul-Nya pun berkumpul dalam penugasan ini. Selain itu dia juga mengamankan selat Bosphorus yang menjadi nadi utama perdagangan dan transportasi bagi konstantinopel dengan membangun benteng dengan 7 menara citadel yang selesai dalam waktu kurang dari 4 bulan.

Tetapi konstantinopel bukanlah kota yang mudah ditaklukkan, kota ini menahan serangan dari berbagai penjuru dunia dan berhasil menetralkan semua ancaman yang datang kepadanya karena memiliki sistem pertahanan yang sangat maju pada zamannya, yaitu tembok yang luar biasa tebal dan tinggi, tingginya sekitar 30 m dan tebal 9 m, tidak ada satupun teknologi yang dapat menghancurkan dan menembus tembok ini pada masa lalu. Dan untuk inilah al-Fatih menugaskan khusus pembuatan senjata yang dapat mengatasi tembok ini.

Setelah mempersiapkan meriam raksasa yang dapat melontarkan peluru seberat 700 kg, al-Fatih lalu mempersiapkan 250.000 total pasukannya yang terbagi menjadi 3, yaitu pasukan laut dengan 400 kapal perang menyerang melalui laut marmara, kapal-kapal kecil untuk menembus selat tanduk, dan sisanya melalui jalan darat menyerang dari sebelah barat konstantinopel, awal penyerangan ini dilakukan pada tanggal 6 April 1453, yang terkenal dengan The Siege of Constantinple.

Apa yang terjadi?? Pada tanggal 29 Mei 1453, serangan terakhir dilancarkan, dan sebelum Ashar, al-Fatih sudah menginjakkan kakinya di gerbang masuk konstantinopel. Berakhirlah pengepungan selama 52 hari lamanya dan penantian panjang akan janji Allah selama 825 tahun lamanya. Konstantinopel dibebaskan kaum muslim melalui tangan al-Fatih!

Itu hanya sekelumit kisah dari Al-Fatih yang bisa dijadikan contoh cerita pada anak-anak kita sehingga nantinya mereka punya jiwa pejuang sejak dini. Tidak sekedar menjadi pejuang kesehatan, tidak sekedar menjadi pejuang politik, atau pun pejuang pendidikan, tapi lebih. Menjadi pejuang Islam dan penjaga Islam yang terpercaya! Menjadikan mereka mempunyai mental penakluk Roma berikutnya, insyaAllah…
Wallahu alam..

(untuk ust.Felix, terima kasih tulisannya, saya copy sedikit untuk nambah referensi tentang Muhammad al-Fatih)…..=)

sebagai tambahan, ada link untuk tulisan ust.Felix Siauw (lihat di situs yang ada di blogroll)

4 thoughts on “dari Angkot sampai Al-Fatih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s