<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Meyra Kaha</title>
	<atom:link href="http://prosyariah1924.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://prosyariah1924.wordpress.com</link>
	<description>lookin&#039; moment beyond the moment itself</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 16:16:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='prosyariah1924.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/efa81d61c1b6458dfa7a5891fcdad778?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Meyra Kaha</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://prosyariah1924.wordpress.com/osd.xml" title="Meyra Kaha" />
	<atom:link rel='hub' href='http://prosyariah1924.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Rapuh</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2012/01/12/rapuh/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2012/01/12/rapuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 16:16:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[rahmat allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Kerapuhan adalah murni dari dalam diri seseorang. Perasaan rapuh dan tidak berdaya seringkali menyelimuti manusia yang menyadari ketidaksempurnaannya dan keterbatasannya tatkala menghadapi suatu cita yang besar. Beragam hambatan serasa duri yang menembus daging, terasa pahit dirasa, bahkan sangat menyeramkan meski hanya dilihat sekilas oleh mata. Perasaan rapuh murni dari dalam diri seseorang, dan akan semakin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=620&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kerapuhan adalah murni dari dalam diri seseorang. Perasaan rapuh dan tidak berdaya seringkali menyelimuti manusia yang menyadari ketidaksempurnaannya dan keterbatasannya tatkala menghadapi suatu cita yang besar. Beragam hambatan serasa duri yang menembus daging, terasa pahit dirasa, bahkan sangat menyeramkan meski hanya dilihat sekilas oleh mata.</p>
<p>Perasaan rapuh murni dari dalam diri seseorang, dan akan semakin parah jika lingkungan sekitar mendukungnya untuk tidak mau bangkit berdiri dan melepaskan keterpurukannya dari dalam jurang kerapuhan.<br />
<strong>&#8220;Maka sesudah ada kesulitan akan ada kemudahan&#8221;.</strong> Begitulah firman Allah dalam Surat Alam Nasyrah 5-6.<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2012/01/brittleness.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2012/01/brittleness.jpg?w=490" alt="" title="brittleness"   class="alignleft size-full wp-image-621" /></a><br />
Maka sesungguhnya tidak ada alasan untuk terus berdiam diri dan membiarkan rasa segan menyelimuti saat menghadapi cobaan dan kegagalan. Rapuh dalam langkah adalah hal yang lumrah, namun ketika rapuh membinasakan diri dan menenggelamkan dalam jurang keputusasaan, sungguh itu merupakan masalah yang &#8220;wah&#8221;.<br />
Mari sejenak mengingat kalimatullah berikut:<br />
<strong>&#8220;Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.&#8221; </strong>(TQS Yusuf :87).</p>
<p>Dari seorang yang tak sempurna menyambut kalian lewat untaian kata. 12 Januari, 2012, di tengah-tengah pengerjaan proposal skripsi yang cukup melelahkan. <em>Hope u all get the best by doing the best. </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/620/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=620&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2012/01/12/rapuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2012/01/brittleness.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">brittleness</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belief to Allah 100%, but&#8230;.</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/18/belief-to-allah-100-but/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/18/belief-to-allah-100-but/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 11:59:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setiap muslim menyatakan bahwa dirinya memiliki keyakinan 100% pada Allah SWT. Saya percaya karena buktinya masih banyak orang yang bisa ngomong, “Ya, semuanya saya serahkan pada yang di atas” (terlepas ada siapa di atasnya) atau ngomong semisal, “Rezeki itu kan sudah ada yang ngatur”. Dari hal-hal yang sederhana itulah bisa dilihat bahwa banyak yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=617&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir setiap muslim menyatakan bahwa dirinya memiliki keyakinan 100% pada Allah SWT. Saya percaya karena buktinya masih banyak orang yang bisa ngomong, “Ya, semuanya saya serahkan pada yang di atas” (terlepas ada siapa di atasnya) atau ngomong semisal, “Rezeki itu kan sudah ada yang ngatur”. Dari hal-hal yang sederhana itulah bisa dilihat bahwa banyak yang yakin pada keberadaan Sang Pencipta, yang bagi orang muslim Pencipta itu adalah Allah SWT. </p>
<p>Kalian bisa lega mendengarnya (-membacanya), namun jangan terlalu bahagia dulu, gulung-gulung senang gak karuan terlebih dahulu sebelum membaca kelanjutannya. Keyakinan orang pada keberadaan Sang Pencipta memang bisa mencapai 100%, namun bagaimana dengan keyakinan akan keberadaan Pencipta yang mengatur kehidupannya? Mencapai 100%? Entahlah!<span id="more-617"></span></p>
<p>Contohlah seorang yang namanya tidak boleh disebut. Dia merupakan seorang perempuan yang rajin shalat, baca Qur’an, ikut pengajian di lingkungan, dan Alhamdulillah sempat mondok (maksudnya pernah masuk pondok pesantren). Hingga kuliah ini dia masih sering menjalankannya, meski intensitasnya sedikit berkurang lantaran banyak tugas kampus yang harus diselesaikan, namun itu tidak menghentikannya dari kegiatan keagamaannya. Pada suatu ketika, saat ujian semester lebih tepatnya, dia menghadapi kesulitan untuk menjawab soal yang diberikan oleh dosen. Saking tidak ingatnya dan waktu  yang ada hanya tinggal 10 menitan, maka si orang -yang namanya tidak boleh disebut- tersebut memutuskan diri untuk bertanya pada temannya. Pucuk di cita ulam tiba, temannya baik hati banget mau memberikan jawabannya. Seusai keluar dari ruang ujian, dia mengucapkan hamdallah dan berterima kasih kepada temannya yang sudah membantu menyelesaikan permasalahannya saat ujian.  </p>
<p>Selang beberapa menit, dia ngetik SMS pada seseorang –yang namanya tak boleh disebut pula- , <strong>“Yang, j3mPut di kampus donk. Aq Ud4gh slSEi Uji4nn nigh..</strong>”. ternyata dia termasuk salah satu ALAY yang tersohor di kampusnya. Saat temannya seSMA (yang sudah mengenalnya sejak lama) megingatkannya, “Ingat, khalwat itu dosa. Jangan lupakan Allah juga saat kamu di luar rumah”, secara sederhana dia menjawab “Ah, kan kita gak ngapa-ngapain. Cuma main aja buat ngusir penat setelah ujian”.</p>
<p>&#8212;&#8211;0000&#8212;&#8211;</p>
<p>Hati- hati, jika ilustrasi (atau yang semisal dengannya) di atas ada di hadapan kita, atau kita menjadi salah satu di antaranya, bisa jadi kita baru setengah yakin pada Allah SWT, kita 100% mengimani keberadaannya, namun tidak mengimaninya dalam hal kepengaturan kita sebagai manusia ciptaanNya. Bisa jadi! Saya bukan menghakimi, namun ada kemungkinan kita mengesampingkan Allah di luar shalat kita, di luar puasa kita, di luar zakat kita. Kita hanya menganggap bahwa Allah ada di mana-mana, namun tidak mengawasi kita. Kalangan modern menyebutkan istilah tersebut sebagai sekulerisasi, yaitu pemisahan agama dari kehidupan. Menggunakan agama saat ibadah ritual, namun menelantarkannya saat berada dalam ranah social kemasyarakatan(missal pergaulan), perjual belian, dsb merupakan salah satu indikasi bahwa kadar keyakinan kita akan keberadaan Allah sebagai pengatur dalam seluruh kehidupan kita masih 0%. Itulah SEKULERISASI (tindakannya), sedangkan pemahamannya di sebut SEKULERSIME.</p>
<p>Waspadalah bahaya laten sekulerisme! Dia menyerang manusia dan manusia secara tidak sadar menyenanginya. Waspadalah! (sumpah, mirip banget dengan iklan pemerintah yang ada di jalan-jalan buat nolak komunis!)</p>
<p>&#8212;-0000&#8212;&#8211;</p>
<p>“Ya itulah akibatnya kalau syariat Islam tidak diterapkan dan ditegakkan, kriminalitas makin menggunung, seks bebas membludak, korupsi terjadi gila-gilaan. Coba dech pemerintah kita mau menerpakan syariat Islam, insyaAllah kejadian seperti itu sangat sedikit jumlahnya. Apalagi kalau penerapnya orang yang amanah”.</p>
<p>“Kita harus tahu konteksnya dulu. Islam dulu bisa diterapkan, namun kalau sekarang jamannya udah jauh berbeda dengan dulu pada waktu Rasulullah beserta sahabat. Islam kompatibel buat warga Arab pada dahulu kala, tapi sekarang coba kita lebih cermati kondisi yang ada. Gak mungkin kita menerapkannya”. </p>
<p>Eiittttsss, hati-hati dengan statemen ini! Yang seperti ini bisa jadi keimanannya pada Allah SWT 100%, namun keimanan bahwa Allah adalah Pengatur kita masih di bawah 50%.<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/50_off.gif"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/50_off.gif?w=490&#038;h=490" alt="" title="50_off" width="490" height="490" class="aligncenter size-full wp-image-618" /></a></p>
<p>Dengan kata lain, ikrarnya terhadap kekuasaan Allah hanya sebatas “ Saya beriman pada Allah SWT, dan meyakini 5% bahwa Dialah yang mengatur kehidupan kita di dunia”. Nudzubillah tsumma naudzubillah… </p>
<p><em>Hope we’ll always in His mercy and protection.</em>. Amiiinnnn….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=617&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/18/belief-to-allah-100-but/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/50_off.gif" medium="image">
			<media:title type="html">50_off</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Habit</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/13/habit/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/13/habit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 07:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[The more you keep doing something, the more you can’t escape to not doing it. Do you know why? Because it becomes a habit, and you’ll feel so hard to change it. That’s why we have to be careful not to let us doing something useless/bad because once we tolerate it, we’ll be able to [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=614&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The more you keep doing something, the more you can’t escape to not doing it. Do you know why? Because it becomes a habit, and you’ll feel so hard to change it.<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/2246003.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/2246003.jpg?w=490" alt="" title="2246003"   class="aligncenter size-full wp-image-615" /></a><br />
That’s why we have to be careful not to let us doing something useless/bad because once we tolerate it, we’ll be able to do it again in the future so easily. Especially, something that will bring us into the hell. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=614&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/13/habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/2246003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2246003</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Social Change</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/03/social-change/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/03/social-change/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 12:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[Social Change]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;…Perubahan sosial (social change) yang bergerak melalui rekayasa sosial harus dimulai dengan perubahan cara berpikir…. Mustahil ada perubahan ke arah yang benar, kalau kesalahan berpikir masih menjebak kita…. Problem adalah adanya perbedaan antara das sein (yang nyata) dan das sollen (yang seharusnya).&#8221; Jalaluddin Rakhmat,1999 Pernyataan di atas adalah rumus sederhana jika ingin mengubah tatanan masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=610&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>&#8220;…Perubahan sosial (social change) yang bergerak melalui rekayasa sosial harus dimulai dengan perubahan cara berpikir…. Mustahil ada perubahan ke arah yang benar, kalau kesalahan berpikir masih menjebak kita….  Problem adalah adanya perbedaan antara das sein (yang nyata) dan das sollen (yang seharusnya).&#8221;</strong>  Jalaluddin Rakhmat,1999<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/socialchange.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/socialchange.jpg?w=490" alt="" title="socialchange"   class="aligncenter size-full wp-image-611" /></a><br />
Pernyataan di atas adalah rumus sederhana jika ingin mengubah tatanan masyarakat yang saat ini tengah dalam kecarut-marutan. Perubahan social tidak akan pernah terwujud tanpa ada bentuk penyadaran terhadap pentingnya melakukan perubahan. Hal ini terkesan sepele, namun akan menjadi masalah besar jika konsep ini tidak dipahami oleh manusia-manusia yang menginginkan perubahan. Hal ini bisa kita lihat dalam kasus revolusi yang ada di wilayah Timur Tengah. Pecahnya revolusi diawali dari semangat perubahan akibat penindasan yang berkepanjangan. Hampir seluruh rakyat di Negara-negara Timur Tengah menginginkan pergantian rezim dengan harapan penderitaan mereka bisa berakhir. Namun apa yang terjadi setelah tuntutan penurunan pemimpin-pemimpin mereka? </p>
<p>Hasilnya nothing! (katakan ini dengan  <em>full of expression</em> agar lebih berasa fantastic!)<br />
Mereka memang mendapati pergantian penguasa, namun nasib mereka ternyata juga tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Di sinilah kepentingan pengkajian atas konsep perubahan yang benar seperti apa. </p>
<p>Bergerak tanpa arah adalah hal bodoh. Sedangkan  bergerak melawan arus (karena dalam hal ini kita ingin memperbaiki kehidupan yang terpuruk) sendirian itu sangat konyol adanya, maka penting bagi kita untuk: pertama mengkaji konsep perubahan yang hakiki. Kedua meleburkan diri dalam barisan yang berjuang menyerukan perubahan.<br />
Pertama, jika berbicara masalah bagaimana caranya mewujudkan perubahan di tengah-tengah lautan manusia di bumi ini, marilah kita menengok sejarah paling fenomenal sepanjang masa dari apa yang dilakukan Rasulullah Muhammad Saw untuk mengubah kondisi penduduk Arab  jahiliyah (bodoh, terbelakang-red). Kenapa kita harus menengok perjuangan beliau? Karena kita muslim dan karena tidak ada proses perubahan social yang paling berhasil kecuali yang dilakukan oleh Rasulullah Saw (hanya itu jawabannya!). Perjuangan yang dilakukan oleh Rasulullah adalah perjuangan mewujudkan kehidupan Islam melalui tahapan tertentu. Untuk mendapatkan pejuang-pejuang yang tangguh, beliau melakukan pembinaan pada keluarga dan sahabatnya. Untuk membentuk opini di tengah masayarakat Arab, Rasulullah melakukan masyirah (aksi) menyerukan untuk beriman pada Allah dan RasulNya dengan mengucapkan kalimatus syahadah. Sementara untuk mengefektifan perubahan secara massif, beliau merangkul para tokoh masyarakat yang menjadi panutan masyarakat Arab (yang saat itu banyak terwujud dalam bani-bani). Perjuangan yang dilakukan oleh Rasulullah adalah perjuangan melalui pemikiran tanpa kekerasan, hingga pada akhirnya Rasulullah bersama sahabatnya berhasil mendirikan Daulah Khilafah Islamiyyah pertama di Madinah al-Munawarah. Semua perubahan masayarakat yang dilakukan oleh Rasulullah dilakukan atas dasar keimanan pada Allah SWT dan kesabaran beliau bersama sahabat dalam menyerukan Islam ke tengah-tengah umat. Sehingga ketika kita mau melakukan perubahan, mau dan harus mau, tahapan dan metode yang ditempun pun juga harus sama (kata-kata yang mbulet!)<br />
Kedua, Satu lidi tak akan berpengaruh pada dedaunan kering yang berserakan, namun ratusan lidi akan sangat efektif untuk membersihkan dedaunan kering yang berserakan, bahkan ranting yang tak bergunapun akan disingkirkannya. Kata-kata ini mungkin sering diucapkan dalam training-training skala nasional. Tak ada salahnya saya mengutip, karena esensi yang ingin saya tuliskan pun juga tak jauh berbeda. Jika semangat sudah ada, maka berbarislah di tengah-tengah orang yang menginginkan perubahan yang sama denganmu. Allah pun sudah menyerukan pada umatNya yang beriman untuk bergabung dalam barisan perjuangan amar ma’ruf nahiy munkar dalam surat Ali Imron ayat 104 berikut:</p>
<p><em>“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”</em></p>
<p>Ayat itu secara tidak langsung menyuruh manusia untuk membentuk suatu kelompok (jamaah) untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar di tengah-tengah manusia. Ayat itu juga yang menjelaskan bagaimana suatu perubahan haruslah dilakukan oleh suatu jamaah, bukan oleh satu orang. Saat ini sudah banyak jamaah yang menyebutkan dirinya sebagai jamaah dakwah, tantangan yang kita hadapi adalah: mana yang harus kita pilih? (dan ini sangat menuntut kebijakan kita dalam membuat keputusan).<br />
	Akhir kata (tanpa berakhirnya pertemuan kita), saya kutip lirik lagu yang cukup menarik (saya lupa siapa yang menyanyikan):</p>
<p><strong>There&#8217;s a place out there for us<br />
More than just a prayer or anything we’ve ever dreamed of.<br />
So if you feel like giving up<br />
Cause you don&#8217;t fit in down here<br />
Fear is crashing in<br />
close your eyes and take my hand.</strong></p>
<p><em>Dedicated to everyone who wants a better life with a better system and better people. There  is a place  out there for us more than just a prayer or anything we’ve ever dreamed of. Because Allah promises something beyond human hopes. </em></p>
<p>Surabaya, 3-11-2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/610/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=610&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/12/03/social-change/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/12/socialchange.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">socialchange</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Problems Or Solutions?</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/25/problems-or-solutions/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/25/problems-or-solutions/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 15:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Tak perlu rasanya saya berpanjang lebar menjelaskan ketidakidealan yang ada di tengah-tengah kita. Tanpa saya beritahupun semuanya sudah mengetahuinya, bahkan mungkin mulai memakluminya. Berapa besar jurang kesenjangan si kaya dan si papa, berapa banyak kekerasan meraja lela, berapa banyak wanita kehilangan kehormatannya (atau menghilangkan kehormatannya sendiri), berapa hak hidup yang terampas oleh tangan-tangan tak bertanggung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=600&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak perlu rasanya saya berpanjang lebar menjelaskan ketidakidealan yang ada di tengah-tengah kita.  Tanpa saya beritahupun semuanya sudah mengetahuinya, bahkan  mungkin mulai memakluminya. Berapa besar jurang kesenjangan si kaya dan si papa, berapa banyak kekerasan meraja lela, berapa banyak wanita kehilangan kehormatannya (atau menghilangkan kehormatannya sendiri), berapa hak hidup yang terampas oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab, berapa jumlah pengangguran yang mendominasi negeri ini, korupsi, kolusi,  dan tentu saja banyak lagi berapa yang saya tidak bisa sebutkan.</p>
<p>Agaknya semua orang memang sudah memakluminya. Saking memakluminya, bahkan kebanyakan dari kita merasa bahwa memang sudah seperti itu sewajarnya.<br />
<span id="more-600"></span><br />
Gila? Saya rasa iya. Bagaimana semua kerusakan itu dianggap menjadi suatu hal yang wajar dan harus diterima oleh manusia (yang katanya berakal sempurna)? Bagaimana bisa masalah sebesar itu tidak dihiraukan sama sekali? Bagaimana dan bagaimana? (saya tidak tahu pendramatisiran macam apa lagi yang harus saya lakukan).</p>
<p>Dan semuanya diam melihatnya. Semuanya seakan-akan menutup mata atas kenyataan yang ada disekitarnya. Semua seolah-olah mengibaskan tangan atas fakta yang ada di sekelilingnya. Mirisnya, ada yang buang muka dan bilang , “apa urusannya dengan saya?”</p>
<p><em>Hey hey, actually this doesn’t have any relationship with your belly. But, please dech! Wake up!</em> Apa yang terjadi di sekitar kita bukanlah masalah sepele semisal saya mencari suami ideal (sumpah, ini bukan masalah kecil yang seharusnya saya contohkan). Kerusakan yang beredar di tengah kita itu merupakan kerusakan sistemik yang diciptakan oleh tangan-tangan manusia super tamak melebihi Tuan Takur pada masanya (masa emak-emak kita). </p>
<p>Kerusakan yang beredar di sekitar kita itu suatu masalah. Ingatlah, <strong>MASALAH</strong>! Jangan anggap remeh masalah “kerusakan” ini. Peremehan terhadapnya tidak menjamin kita bisa menjalankan kehidupan sebagaimana yang kita cita-citakan. Peremehan terhadapnya bukan jaminan bagi kita bisa hidup nyaman dari pergolakan. Ini masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak, menentukan peradaban manusia seperti apa yang akan terwujud pada masa yang akan datang. Peradaban menyerupai hewan ataukah peradaban gemilang yang akan menaikkan martabat manusia setinggi-tingginya? Ingatlah kata kunci yang saya berikan: kerusakan sistemik sebagai masalah, peradaban yang akan datang, dan kita.</p>
<p><em>Then describe about you, whether you are part of solutions or part of problems.  If you’re at first choice, let me accompany you to make a new civilization[1]. If you’re at second choice, let me say “you’re a truly coward!”</em><br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/solutions_not_problems.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/solutions_not_problems.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="Crossing out problems and writing solutions on a blackboard." width="300" height="199" class="aligncenter size-medium wp-image-602" /></a><br />
[1] peradaban yang saya maksud adalah peradaban Islam. Karena saya hanya akan percaya bahwa peradaban Islam lah satu-satunya peradaban yang bisa membawa manusia pada posisi yang setinggi-tingginya. Karena peradaban Islam adalah sejarah dan bisyarah yang akan mewujud dalam bentuk daulah Khilafah Islamiyah. </p>
<p>Meyra, 25-11-2011 &#8211; yang sudah vakum menulis dalam kurun waktu yang cukup lama. Dan selanjutnya, selamat membaca <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=600&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/25/problems-or-solutions/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/solutions_not_problems.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Crossing out problems and writing solutions on a blackboard.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indisrections</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/04/indisrections/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/04/indisrections/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 19:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Sampai kapan keteledoran ini akan berlanjut? Saya seringkali ingin membenarkan setiap kesalahan yang pernah (bahkan seringkali) saya lakukan. Semisal, “Hey, that’s not what I mean!” atau semacam “Just forget it! This is out of human control”. Akan tetapi, bisakah keteledoran atau sebut saja kesalahan harus terjadi berulang-ulang? Bukankah itu tidak wajar? “Tidak layak seorang muslim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=595&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai kapan keteledoran ini akan berlanjut? Saya seringkali ingin membenarkan setiap kesalahan yang pernah (bahkan seringkali) saya lakukan. Semisal, <em>“Hey, that’s not what I mean!”</em> atau semacam <em>“Just forget it! This is out of human control”</em>. Akan tetapi, bisakah keteledoran atau sebut saja kesalahan harus terjadi berulang-ulang? Bukankah itu tidak wajar?<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/susutumpah.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/susutumpah.jpg?w=300&#038;h=166" alt="" title="susutumpah" width="300" height="166" class="alignright size-medium wp-image-596" /></a><br />
<em>“Tidak layak seorang muslim terjatuh pada lubang yang sama”</em></p>
<p>Saya tidak memaksa kalian untuk memahami apa yang saya tulis. Dengan sedikit saja berpikir, mungkin kita seringkali mengalami apa yang dinamakan pewajaran terhadap kesalahan (saya harap kalian bisa mengerti teminologi kata yang saya gunakan). Saya sering mengalaminya. Jujur saja. Bahkan ketika menulis ini pun saya masih terbayang-bayang atas kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan seumur hidup saya. Saya sebut sebagai kesalahan terbesar karena ini menyangkut haat hidup orang banyak (taruhlah saya saat ini sedang berlagak jadi alay). Netbook andalan saya kena air! Semua harus menertawakan kelakuan saya! Wajib! Karena keteledoran saya yang sudah tidak bisa ditolerir lagi. </p>
<p><em>To my Mom, bhyanae.. cheungmal bhyanae</em>.. Lagi-lagi saya membuatmu galau T_T<br />
<em>Starting today, I’ll try to eliminate all of my indisrections</em>..ya, saya akan mencoba..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=595&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/11/04/indisrections/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/11/susutumpah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">susutumpah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadith Today</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/24/hadith-today/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/24/hadith-today/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 02:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Peliharalah Allah, maka engkau akan mendapatkanNya di hadapanmu. Berkenalanlah kepada Allah &#8211; yakni tahulah kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan untuk Allah &#8211; di waktu engkau dalam keadaan lapang &#8211; sihat, kaya dan lain-lain, maka Allah akan mengetahuimu &#8211; memperhatikan nasibmu &#8211; di waktu engkau dalam keadaan kesukaran &#8211; sakit, miskin dan lain-lain. Ketahuilah bahwa apa-apa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=592&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/islamic_wallpaper_by_eslam_002.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/islamic_wallpaper_by_eslam_002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="ISLAMIC_WALLPAPER_by_Eslam_002" width="300" height="225" class="alignright size-medium wp-image-593" /></a>&#8220;Peliharalah Allah, maka engkau akan mendapatkanNya di hadapanmu.<br />
Berkenalanlah kepada Allah &#8211; yakni tahulah kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan untuk Allah &#8211; di waktu engkau dalam keadaan lapang &#8211; sihat, kaya dan lain-lain, maka Allah akan mengetahuimu &#8211; memperhatikan nasibmu &#8211; di waktu engkau dalam keadaan kesukaran &#8211; sakit, miskin dan lain-lain.</p>
<p>Ketahuilah bahwa apa-apa yang terlepas daripadamu itu -keuntungan atau bahaya, tentu tidak akan mengenaimu dan apa-apa yang mengenaimu itu pasti tidak akan dapat terlepas daripadamu.</p>
<p><strong>Ketahuilah bahwa pertolongan itu beserta kesabaran dan bahwasanya kelapangan itu beserta kesukaran dan bahwasanya beserta kesukaran itu pasti ada kelonggaran</strong>.&#8221; (HR.Tirmidzi)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/592/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=592&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/24/hadith-today/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/islamic_wallpaper_by_eslam_002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ISLAMIC_WALLPAPER_by_Eslam_002</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Simalakama</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/03/simalakama/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/03/simalakama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 06:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Seorang manusia tengah terduduk lemas. Perlahan-lahan dia meluruskan kakinya yang sempat terbujur kaku secara sporadis saat dia tengah berjalan melenggang pata-pata di jalanan ibu kota. Sembari memijat-mijat kakinya, dia merenungkan apa yang baru saja terjadi padanya. Kakinya sakit, dia bingung mau melewati jalan yang mana untuk pulang ke rumahnya. Jalan satu lebih cepat namun banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=584&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang manusia tengah terduduk lemas. Perlahan-lahan dia meluruskan kakinya yang sempat terbujur kaku secara sporadis saat dia tengah berjalan melenggang pata-pata di jalanan ibu kota. Sembari memijat-mijat kakinya, dia  merenungkan apa yang baru saja terjadi padanya. Kakinya sakit, dia bingung mau melewati jalan yang mana untuk pulang ke rumahnya. Jalan satu lebih cepat namun banyak tanjakan, jalan yang kedua panjang namun tidak ada tanjakannya. Sedangkan mau naik angkot lagi tidak punya ongkos karena habis untuk beli makan. <em>Ottokhae??[1]</em><br />
<em>“ What did just happen?”</em></p>
<p>Persis! Sama halnya dengan apa yang sama alami ketika berbicara masalah vaksin, vaksinasi, dan imunisasi. Ragam data dan argument bersliweran di depan saya. Mereka layaknya mengejek dan menertawakan kebingungan saya. “ Saya benar! Tidak, tidak bisa! Kamu salah! “<br />
Mana yang harus saya ikuti? Apakah semua ini terkesan berat bagi saya karena keterdangkalan ilmu yang saya miliki? Semoga saja seperti itu. Terpikirkan sejenak untuk membiarkan hal tersebut berlalu begitu saja. Namun, setelah dipikir-pikir kembali. Bagaimana saya bisa mengambil sikap jika saya tidak mencoba untuk mencari mana yang benar dan mana yang salah, mana yang layak diikuti dan mana yang tidak layak untuk diikuti?</p>
<p>Saya belum pernah memakan buah simalakama, bahkan melihatnya pun belum. Namun saat dihadapkan dengan masalah ini, seakan-akan saya bisa merasakan simalakama ada di genggaman tangan saya. Melemparnya, atau memakannya. Melemparnya saya akan kelaparan, memakannya saya akan sekarat. Menolak vaksinasi tanpa dalih dan bukti yang jelas sama halnya saya mengorbankan jutaan anak negeri yang berisiko terkena infeksi virus, sedangkan menerimanya tanpa mempunyai dalih dan bukti yang jelas tidak akan berbeda jauh. Menerima vaksinasi sama halnya saya memberikan peluang pada paparan-paparan bahan kimia pada anak. Saya memang belum memiliki anak, namun tidak bisa dipungkiri bahwa suatu saat nanti kebingungan-kebingungan ini akan tetap ada jika saya tidak mencari tahu kebenarannya. </p>
<p><em>Ottokhae?? </em><br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/sad-face.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/sad-face.jpg?w=300&#038;h=248" alt="" title="sad-face" width="300" height="248" class="aligncenter size-medium wp-image-586" /></a><br />
Ok, bagaimana kalau kita belajar bersama? Untuk menghindari terjadinya taklid buta atau <em>jumping to conclusion</em> semata. Biar kita tidak terkesan ujug-ujug ketika menerima suatu pemahaman yang baru, biar kita tidak mudah mempolitisir ataupun dipolitisir oleh pihak manapun. Tanpa mengurangi hormat saya dengan mereka yang memaparkan sederet data dan argument untuk meyakinkan hujjahnya, maka saya katakan: biarkan saya mempelajarinya, biarkan saya turut mengkajinya, biarkan saya mencari bukti-bukti yang lebih banyak tentang semuanya sehingga nanti saya bisa tegap mengambil sikap dan berkata, “Saya memilih ini.”</p>
<p><em>Satu hal yang saya takuti dengan ilmu yang saya miliki adalah ketika keberadaan ilmu itu tidak membawa manfaat pada orang lain, bahkan justru membahayakan orang lain dan membawa kesesatan pada orang lain. </em> Naudubillah..</p>
<p><em>So what?</em>? Pastinya kalian menanyakan bagaimana hasil analisis saya terkait vaksin, vaksinasi, dan imunisasi ya? Saya masih mempelajarinya, jadi biarkan saya bersemedi lebih lama. Jika saya sudah menemukan, saya akan memposting hasilnya. Ataukah ada di antara kalian yang sudah mempunyai bukti yang nyata tentangnya? Kalau iya, mana berikan pada saya! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Surabaya, 3 Oktober 2011 saya yang hampir gila gara-gara isu vaksinasi.<br />
__________________________________________________________<br />
[1] <em>What should I do</em>? Bahasa korea akhir-akhir begitu saya sukai. Entah kerasukan setan apa sehingga saya bisa begini. </p>
<p><em>Enjoy my complaint. Hope you will not be bored with it! </em>^_^</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/584/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=584&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/10/03/simalakama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/10/sad-face.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sad-face</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>From Memoirs of Hempher</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/26/from-memoirs-of-hempher/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/26/from-memoirs-of-hempher/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 06:23:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;…when the unity of Muslims is broken and the common sympathy among them is impaired, their forces will be dissolved and thus we shall easily destroy them&#8230; We, the English people, have to make mischief and arouse schism in all our colonies in order that we may live in welfare and luxury.&#8221; Pernyataan ini muncul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=580&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;…when the unity of Muslims is broken and the common sympathy among them is impaired, their forces will be dissolved and thus we shall easily destroy them&#8230; We, the English people, have to make mischief and arouse schism in all our colonies in order that we may live in welfare and luxury.&#8221;<br />
</em><span id="more-580"></span><br />
Pernyataan ini muncul dalam buku berjudul <em>“Memoirs Of Mr. Hempher, The British Spy To The Middle East </em>[1]”. Konon, buku tersebut merupakan document yang berisi tentang pengakuan seorang mata-mata ( yang bernama Hempher) ketika mencari dan menjadi bagian dari sekte Islam konservatif di Timur Tengah. Dalam buku tersebut,  seorang Hempher juga mengaku mencoba melakukan infiltrasi ke dalam Ottoman Turki pada tahun 1700an. Wahabi menduga bahwa buku tersebut dimaksudkan untuk mendiskreditkan Muhammad Ibn abd al-wahhab, yaitu pendiri dari gerakan Wahhabi dan menyangkutpautkan buku tersebut sebagai salah satu bagian dari <em>Protocols Of Elder Zion</em> (Protokol Zion). Akan tetapi, terlepas dari benar dan salahnya, valid dan tidaknya buku tersebut, saya percaya akan satu hal : percobaan untuk memecah belah kaum muslimin akan tetap ada dan akan tetap berlanjut selama masih ada golongan kaum muslimin yang terus memegang teguh pada tali agamanya.  Ketakutan orang-orang yang senantiasa membenci tegaknya sebuah institusi berfondasikan Islam tersebut tidak akan pernah mati. Orang-orang Eropa misalnya, mereka masih ingat benar bagaimana susahnya menumbangkan imperium Islam yang membentang dari Indonesia hingga Afrika. Selain itu, bisa dipastikan bahwa dendam kesumat atas kekalahan perang tempo dulu juga masih dirasakan. Pasca dikuasainya sebuah wilayah yang dianggap  sebagai pusat peradaban Eropa, yaitu Konstantinopel pada pertengahan abad ke 14an, rasa malu mereka semakin menjadi-jadi. Kekalahan demi kekalahan masih dirasakan hingga saat ini. Sehingga sangat wajar jika mereka memiliki kekhawatiran yang begitu besar akan kemunculan kembali kekuatan yang dulu sudah susah payah dihancurleburkan pada tahun 1924 melalui tangan antek Inggris, Mustafa Kemal Attaturk (yang dilaknat Allah).<br />
Musuh-musuh Islam tidak akan pernah berhenti menyerang umat Islam hingga satu persatu hukum-hukum Islam ditinggalkan oleh pemeluknya, hingga tak ada lagi keinginan pada umat Islam untuk menyatukan diri dalam satu imperium besar yang bernama Daulah Khilafah dalam rangka menjalani kehidupan yang lebih bermartabat. Berbagai serangan pemikiran maupun fisik pun terus-menerus dilancarkan untuk memperlemah kondisi kaum muslimin. Hasilnya, sangat nyata seperti yang terjadi saat ini. Berbagai kemaksiatan sangat mudah ditemukan, kebodohan makin meraja lela, kemiskinan angkanya tak terkira, ikatan sosial makin lemah, penguasa buta terhadap perannya, dan sederet kemunduran kaum muslimin yang tak bisa tersebutkan. Hal ini semakin diperkuat dengan pernyataan seorang Hempher dalam bukunya tersebut bahwa mereka (Inggris) akan merusak umat Islam dengan “alcohol and fornication”- alkoho dan perzinahan.<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/spying.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/spying.jpg?w=490" alt="" title="spying"   class="alignright size-full wp-image-581" /></a><br />
<em>&#8220;when we reach this number we shall have brought all Muslims under our way&#8221; and Islam will be rendered &#8220;into a miserable state from which it will never recover again”</em> (Hempher).</p>
<p><em>Bang! </p>
<p>A miserable state is clearly occurred!</em> Lihatlah betapa menyedihkannya kondisi umat Islam saat ini! jika mata dan hatimu saat ini masih tertutup terhadap semuanya, maka satu pertanyaan yang patut saya ajukan adalah : di manakah selama ini kamu tinggal? Di tempat primitive kah sehingga kamu tidak tahu sama sekali dengan keterpurukan yang ada di sekitarmu? </p>
<p>John Perkins [2] dan Hempher sudah mencoba untuk membuka mata kita, sekali lagi menyadarkan bahwa kita, umat Islam saat ini memang tengah berada dalam hegemoni musuh-musuh Islam. Bukan saatnya untuk saling mencaci, saling dengki, bahkan bukan saatnya untuk tak peduli dan bertingkah seenak perutnya sendiri.</p>
<p><em>Let’s make the unity of Moslems under the Caliphate, to erase all kind of slivery and spread Islamic thought into all of people in this world in order to show and ensure that Islam isn’t precept of terrorism.<br />
</em><br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/moejahid.jpg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/moejahid.jpg?w=490" alt="" title="moejahid"   class="aligncenter size-full wp-image-582" /></a><br />
Surabaya, 25 September 2011</p>
<p>_________________<br />
[1]http://en.wikipedia.org/wiki/Memoirs_Of_Mr._Hempher,_The_British_Spy_To_The_Middle_East.</p>
<p>[2] Penulis buku “Confession of Economic Hitman”. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/580/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/580/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=580&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/26/from-memoirs-of-hempher/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/spying.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">spying</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/moejahid.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">moejahid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ah, Peduli Setan!</title>
		<link>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/20/ah-peduli-setan/</link>
		<comments>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/20/ah-peduli-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 02:46:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyra Kaha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://prosyariah1924.wordpress.com/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini bukan asli tulisan saya. Kali ini saya akan mengopy-pastekan tulisan yang saya anggap asyik dan lumayan ringan untuk dipahami. Tanpa mengubah, menambah, maupun mengurangi sedikitpun dari isi tulisan sang empunya, semoga tulisan ini benar-benar click dengan kalian yang sering berkunjung di blog saya. Inilah&#8230;Ta-da! Oleh Agus Suryanto ,dengan judul asli dari si pembuatnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=576&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini bukan asli tulisan saya. Kali ini saya akan mengopy-pastekan tulisan yang saya anggap asyik dan lumayan ringan untuk dipahami. Tanpa mengubah, menambah, maupun mengurangi sedikitpun dari isi tulisan sang empunya, semoga tulisan ini benar-benar click dengan kalian yang sering berkunjung di blog saya. Inilah&#8230;Ta-da!</p>
<p>Oleh <strong>Agus Suryanto </strong>,dengan judul asli dari si pembuatnya &#8220;Negeri Kagetan&#8221; yang diposting di situs Eramuslim.com.<br />
<span id="more-576"></span><br />
Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya selalu terkaget-kaget lantas ikut-ikutan.</p>
<p>Tak peduli apakah hal tersebut membawa manfaat tapi yang penting nggak ketinggalan. Yang kadang rakyatnya hanya jadi objek penderitaan. Dimana orang lain yang mendulang pendapatan atau untuk suatu kepentingan. Lantas keluarlah sumpah serapah pada yang mengingatkan, ah peduli Setan.<br />
<a href="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/shocked.jpeg"><img src="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/shocked.jpeg?w=490" alt="" title="shocked"   class="alignright size-full wp-image-577" /></a><br />
Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget saat ada pemerkosaan. Pemerkosaan diatas angkot yang tengah berjalan. Dimana pelakunya adalah supir cabutan bersama sang teman-teman.</p>
<p>Namun saat ada yang mengingatkan agar tak memakai rok mini di jalan. Serta merta mereka berdemo atas nama hak asasi manusia yang tidak ada hubungannya dengan Tuhan atau Setan. Tidak sadar atau pura-purakah bahwa dijalan itu banyak pejantan. Dimana rok mini itu memicu mata jelalatan, berefek jantung deg-degan dan selanjutnya otak berpikir mencari kesempatan dengan bantuan Setan. Finalnya adalah kejadian, ah peduli Setan.</p>
<p>Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget saat ada boyband lokal ala Korea Selatan. Maka selanjutnya berjamurlah boyband dan girlband yang memukau bahkan anak dibawah lima tahunan.</p>
<p>Dimana mereka hafal dengan syair yang seharusnya untuk umur tiga puluhan. Bagaikan mangga yang diperam untuk dijual minggu depan. Tak peduli dengan efek buruk dimasa depan, ah peduli Setan.</p>
<p>Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget saat banyak kejahatan diberbagai sisi pemerintahan. Dari kasus Mafia Pajak, Bank Century, Mafia Anggaran, yang ujungnya paling wacana dan pembentukan panja di dewan dengan segepok pembiayaan. Namun rakyat juga punya sifat mudah lupa ingatan.</p>
<p>Setelah ramai diberitakan, lalu sepi dan akhirnya sang oknum bisa jalan-jalan dan bahkan miliaran uang masih tersimpan. Maka pada saat ritual lima tahunan, para penjahat itupun dipilih kembali yang penting rakyat dapat kaos dan uang lima puluh ribuan, ah peduli Setan.</p>
<p>Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget saat ada aksi bom-boman sampai kerusuhan. Segelintir orang beranggapan bahwa itu aksi Jihad yang diidamkan tanpa peduli bahwa itu sudah diskenariokan. Skenario untuk membonsai Islam yang rohmatan menjadi Islam yang berwajah Setan.</p>
<p>Sehingga setiap muslim yang sholeh harus ketakutan karena disudutkan sebagai teroris kearab-araban. Efeknya adalah setiap sendi dakwah saat ini mengalami kesulitan. Hasilnya adalah banyak muslim Indonesia saat ini tidak sholat 5 waktu apalagi jum&#8217;atan, ah peduli Setan.</p>
<p>Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget saat Hari Raya tidak bersamaan. Disana-sini banyak ummat yang kebingungan. Bingung menentukan hari ini puasa atau lebaran, saat banyak elite ormas yang tidak memberikan pencerahan selain perdebatan dalil yang sejak tahun kuda tidak berkesudahan. Tak peduli apakah sebenarnya semuanya bisa disatukan, ah peduli Setan.</p>
<p>Sungguh negeri ini adalah negeri kagetan. Negeri yang rakyatnya terkaget-kaget dengan ini tulisan. Namun yakinlah saya hanya coba mengingatkan. Kalau ada yang tidak berkenan mohon dimaafkan.</p>
<p>Jika boleh meminta semoga hidayah Allah diturunkan. Tapi jikapun belum dikabulkan, saya tidak akan mengatakan, &#8220;ah peduli Setan.&#8221; </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/prosyariah1924.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/prosyariah1924.wordpress.com/576/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=prosyariah1924.wordpress.com&amp;blog=8875127&amp;post=576&amp;subd=prosyariah1924&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://prosyariah1924.wordpress.com/2011/09/20/ah-peduli-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3abf4f3abcbad94885199f3b464d8ea4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kameela hana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://prosyariah1924.files.wordpress.com/2011/09/shocked.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">shocked</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
