Akan ada ending dalam setiap hal. Layaknya kehidupan manusia maupun scenario sebuah cerita, selalu ada endingnya. Tak jadi masalah apakah akan berakhir menggantung dan tak jelas, happy ending ataupun sad ending. Ending ini haruslah ada.

Tak perlu khawatir, saya akan meninggalkan semua kenangan di Probolinggo dengan senyum bahagia. Meninggalkan bukan berarti melupakan, bukan? Karena saya akan melanjutkan kehidupan saya kembali di Surabaya, menyelesaikan studi kesehatan masyarakat yang hanya tersisa dua semester saja.
Probolinggo memberikan banyak inspirasi dalam rentetan tulisan tangan saya. Tertawa dan menangis di sini sudah menjadi hal yang sepatutnya bagi seorang manusia baru di suatu daerah macam saya. Huhft, kenapa selalu saja ada rasa berat yang menyelip di hati dalam detik-detik terakhir?!
Good bye Probolinggo…that were the words I want to tell.
Thanks to all people here,
Thanks to all my friends..
All happened was beutifull to me
Thanks God.
_____________
Probolinggo, 16 Agustus 2011. 5 hours 44 minutes 21 seconds left to go home..

